Pak Darto dan Okie di Batam

Berawal dari keinginan untuk menjadi yang terbaik dari setiap insan, kebiasaan saya dan Pak Iman (Batam) sering bertegur sapa via Gtalk. Tentu saja chat kami biasa menjelang berangkat kantor. Pagi itu Pak Iman meninggalkan pesan,”Mas, saya nitip ponakan untuk ikut Program 1 Tahun di Webmedia”.

Alhamdulillah, program profesi 1 tahun mulai dipercaya oleh masyarakat di luar Sumatera Utara. Ponakan pak Iman adalah peserta ke 2 dari luar SUMUT.

Kemudian selanjutnya saya diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk mengikuti sebuah conference di Singapura. Yang tentu saja ini kunjungan perdana. Saya memastikan saya harus mampir ke Batam dan berkenalan dengan orang tua ponakan Pak Iman.

Dan syukurnya dijemput di bandara Hang Nadiem (Batam) oleh Pak Iman, Pak Darto dan Okie. Dari pembicaraan kami selama perjalanan, plus di tempat sarapan dan menuju Batam Center, beberapa kisah inspiratif yang bisa dibagi adalah:

  1. Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Orang tua dengan caranya masing-masing mencoba memberikan hal-hal terbaik. Bagaimana dengan anaknya? Silahkan jawab sendiri ya…
  2. Kepercayaan. Manakala orangtua sudah melepaskan anaknya merantau, hal yang paling besar terjadi adalah ORANG TUA pun akan berjuang untuk dirinya bisa melepas anaknya berani, bisa mandiri. Saya pun yakin orang tua pasti di awal-awal susah tidur memikirkan anaknya di perantauan. Jika anda sebagai anak, apa yg akan anda percayai?
  3. Pengharapan. Ini yang penting! Orangtua sangat berharap anaknya akan menjadi lebih baik dari dirinya. Saya mendapati banyak orangtua dengan rela banting tulang agar anaknya bisa mendapatkan yang terbaik untuk segalanya. Hal ini yang sering terjadi, ketika orang tua letih, beliau-beliau itupun capek untuk berbasa basi dengan anaknya. Tapi setelah anaknya tidur, dia akan perhatikan detail-detail perkembangan anaknya. Jika anda sebagai anak, masih mengeluhkan dengan sikap orangtua kamu? Di depanmu,kamu tak akan pernah dipujinya. Tapi di belakangmu, tak letih mereka membicarakan tentangmu di hadapan handai tolannya.

Demikian juga dengan Pak Darto sebagai orang tua, beliau menitipkan anaknya untuk belajar 1 tahun di Webmedia Medan. Jawabku,”Insya Allah pak, saya berterima kasih Bapak percaya kepada kami, kami akan latih Okie sebaik-baiknya”. (Yang ini dalam hati saya, sedikit marketing: Banyak koq pak dalam 3-4 bulan Siap Kerja, dan Sikapnya Kerja :D)

Pak Darto dan Okie
Gambar : Pak Darto, Okie dan Saya

 banner ad


One Response to “Pak Darto dan Okie di Batam”

  1. iman says:

    Makasih Mas…Smoga menjadi kisah inspiratif buat yang lainnya…Ada yang berminat ikut serta langkah Okie ini?? Jadilah yg ke-3…dst

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better

Twitter

Facebook

Google+