Konsisten dan Persisten dalam Doa

Masih teringat ketika anakku beranjak besar, kini dia sudah tidak bisa dibilang balita lagi. Banyak tingkah lakunya membuat aku tertawa, dia banyak menerapkan prinsip2 kehidupan dalam memperjuangkan keiinganannya. Contohnya hingga hari ke-8 Ibunya pergi dinas ke luar kota, dia tetap konsisten dan persisten meminta es krim, padahal dia tahu, Bapaknya juga konsisten tidak memberi. Di setiap kesempatan pada saat Bapaknya meminta tolong, dia konsisten dan persisten memasukkan proposal minta es krim. Hampir saja dikasih, tapi karena efeknya yang kemungkinan besar dia akan demam (karena tenggorokannya selalu memerah jika makan es krim dalam jumlah besar). Dan tentu saja jika Ibunya pasti sudah kalah, berkali-kali Ibunya lupa dan akhirnya beli es krim dan ya, dia berkali-kali demam karena alasan yang sama.

Apa yg diperlukan dalam kehidupan ini, Allah sudah menggariskan “Apa yang kau Pinta Aku akan berikan”, spt kisah kehidupan di atas, mintalah secara konsisten dan persisten. Mari berlaku seperti itu. Sama seperti ibadah yang kita gelar saat ini, marilah kita lakukan dengan konsisten dan persisten. Dan skill yang sedang kita kembangkan juga lakukan dengan demikian.

Manakala kita manja dengan kemalasan dan keraguan, dia pun akan merasuki jiwa, hingga mulai pagi hari pun kita sering terlambat. Ayo jangan sia-siakan waktu. Mari kita pantaskan diri dihadapan Pencipta, bukan di hadapan makhluk.

Eko Purwanto

 banner ad


One Response to “Konsisten dan Persisten dalam Doa”

  1. Yup bener banget tuh pak, kita harus konsisten dan persisten di setiap hal. Makasih untuk nasehatnya.

Leave a Reply

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better

Twitter

Facebook

Google+