Awalnya saya cukup takjub juga, karena sebuah operator menggratiskan pemakaian antar pengguna Exxx sampai Desember 2008, 24 jam. Asyik juga, tapi tunggu dulu…akibat dari gratis-gratis gini, privacy jadi terganggu, ini dialami adik saya dan sepupu, mereka di terror terus menerus oleh orang yang tidak dikenal, sepertinya mereka mengincar nomor cantik dengan modus kenalan dan macam-macam alasan nelpon. Karena gratis mereka dengan gampangnya telepon sana sini menggangu privacy.

Kalau sudah seperti ini, apakah operator juga harus bertanggung jawab atas ketidaknyamanan dari after service/metode pemasaran mereka? Yuk kita diskusikan.