Belajar Keyakinan dari Sebuah Buku

Jun 29

Masih ingat gak,kira-kira bulan lalu aku membeli sebuah buku “7 Keajaiban Rejeki” karya Bung Ippo. Malamnya aku baca cuma Testimoni yang banyak itu,bolak balik aku mencoba mengenali yg memberi testimoni. Bukan orang biasa. Dan aku baru membaca Bab 1. Sidik Jari Kemenangan dan Bab2.Sepasang Bidadari. Asem…dahsyat. Membuka hati nurani. Tata bahasa yg sederhana tanpa diembel-embeli teori-teori masa kini yg kadang memusingkan kepala. Bab 2 nya itu dipenuhi crita-crita yang mengisi relung jiwa.

Mau dilanjutkan critanya? Ok, malamnya aku berikrar untuk mendapatkan SEPASANG BIDADARI itu. Yaitu hmm…beli aja lah bukunya. hehehehe. Ok esok paginya aku tenteng buku ini ke kantor, dan seorang staf keuangan yang juga ponakan istri (yg juga suaminya sepupu saya) ngomong gini:”Bang, bukunya bagus, udah siap bacanya, pinjamlah”.

Sebagai seorang yang Rela Menolong dan Tabah, saya pun gak sempat menjawab pertanyaan keduanya dan fokus dengan pertanyaan ke-3 nya yakni: Pinjamlah. Ya udah aku kasih aja, mana tahu nanti berguna buatnya.

Kemaren, bukunya dikembalikan dan aku bertanya:”Apa yang sudah didapatkan? dan apakah sudah diterapkan?” Jawabnya:”Sudah bang, kemaren anakku sakit dan diopname di RS, aku yakin anakku Pasti sembuh, dan alhamdulillah Sembuh”. (Red: ditempat tinggalnya beberapa orang sudah meninggal karena demam berdarah belakangan ini).

Lanjutnya:”Dan kemaren saya juga udah menerapkan KEYAKINAN yang bulat bahwa ada yang daftar PROGRAM PROFESI 1 TAHUN DI WEBMEDIA Bang (Red: dikit promosi ya), dan aku bilang ke teman2 malam ini akan ada yg daftar 1 orang.”

Anda tahu apa yang terjadi? Seorang sahabat malam harinya berkomentar dan meng-email milist di perusahaan kami,”Wah gak nyangka tengah malam gini ada yang daftar program 1 tahun, Alhamdulillah”.
Luar biasa apakah itu sebuah kebetulan? Apakah itu Doa dari keyakinan? Lillahi ta’ala crita ini benar adanya.

Buku ini saat ini ada di depan saya, saya pun bergetar, apakah akan ada keajaiban-keajaiban ilmu yg saya dapatkan malam ini yg disampaikan dari sebuah buku kertas ubi ini? Mudah-mudahan dari buku ini akan bermunculan ide-ide baru, dan saya berencana membeli beberapa buku lainnya untuk dijadikan buku wajib untuk staf-staf Webmedia.

Dan jikalau Anda juga penasaran ingin membeli buku ini, segera carilah, lakukannlah dan SEPASANG BIDADARI yang dijabarkan dalam buku ini sudah saya dapatkan, kemaren saya bersama istri membahagiakan BIDADARI ITU.

trima kasih Bung Ippo, malam ini saya akan lanjutkan ke bab-bab selanjutnya. Terima kasih. Tata bahasa Anda Asem banget, dan keaseman itulah yg bisa mencairkan pekatnya hati yang diliputi dosa-dosa ini.

Semoga Anda juga mau mencoba membaca dengan membelinya…..

Read More

Perkembangan IT di Medan

Jun 27

Saya coba urun rembuk tentang perkembangan IT di Medan:

1. Dulu saya tidak terlalu percaya di Medan bisa pindah-pindah kerja dengan tujuan Gaji yang lebih tinggi ataupun tantangan pengetahuan yang meningkat. Ternyata sudah bisa, saya mendapati beberapa orang rekan sudah melakukannya. Dari beberapa itu ternyata Gaji tertinggi untuk IT Expert sekitar 5-6jt. Di atas itu harus mengambil pilihan ke Jkt ataupun Singapore maupun Malay.

2. Banyak perusahaan besar dan sangat besar di Medan biasanya perusahaan Cabang, jadi kebijakan IT baik pengadaan dll dilakukan di Pusat di Jakarta. Tapi melihat kecendrungan yang ada, berbagai perusahaan perkebunan swasta, malah mulai memindahkan kantor representatifnya ke PekanBaru.

3. Khusus tenaga IT yang Expert, memang banyak juga yang belajar otodidak dengan proses yang cukup panjang. Dengan lingkungan informasi, event dan kegiatan yang tidak terlalu banyak seperti di Jawa. Teman2 yang otodidak ini saya perhatikan cepat bergabung dalam komunitas, kampus ataupun perusahaan. Yang masih sendiri, mereka juga sekarang mulai bekerja secara freelance.

4. Untuk dunia Kampus IT, belakangan juga mulai menunjukkan semangat perubahan dan persaingan. Karena mahasiswa juga semakin pintar, tapi klub-klub, organisasi kampus khusus yg fokus ke IT, sering mandek, karena minimnya dukungan penyelenggara kampus dalam mendukungnya. Hal ini saya ungkapkan karena dengan acara MUGI kemaren ada salah satu petinggi kampus yg bilang gak mau ikut, takut nanti mahasiswanya minta upgrade Labnya :D.

5. Medan itu unik, coba perhatikan jika para vendor/perusahaan IT buat Event, paling nyangkut di Palembang saja. Saya tanya kenapa? Pernah sebuah majalah buat acara, mereka bilang peminatnya gak banyak pak. jadi tahun depannya mereka gak mau lagi ke Medan. Nah ini yang mesti kita jaga, bagaimana Medan bisa diperhitungkan. Kemaren acara Mugi yg 850 orang banyak menggetarkan para vendor/perusahaan IT, mereka bertanya Koq bisa? malah sebuah penerbit bilang, koq bisa? dan gak rugi pula mereka bilang.

6. Sejak 2002 saya mendirikan Webmedia, dengan keterbatasan yang ada, tetap kita coba memberi warna. Alhamdulillah para alumni sudah tersebar di berbagai ISP, perusahaan multinasional, maupun BUMN. Dan menurut data kita 20% nya keluar kota khususnya di Jakarta. Sebenarnya banyak tenaga expert, cuma karena di Medan ini belum terkordinasi dengan baik para Professional dan IT Expertnya, jadi kelihatan kurang. Saya punya info siapa-siapa saja yang jagonya IT di Medan. Dengan semangat berbagi dan mengamalkan ilmu untuk amal jariyah, mereka berkenan untuk bergabung dalam komunitas kita. Saya berencana untuk membentuk KOMUNITAS ICT SUMATERA UTARA (cek di FB) sudah bergabung 1100 orang dari Medan sekitarnya, 10% para expert dan manajer IT. Mudah2an bisa terbentuk dan jumpa darat.

7. Coba cek bagaimana Bali bisa berkembang dari sisi Industri Kreatifnya, dengan konsep kebersamaan mengusir para penjajah dunia maya (Cek pertempuran SEO di Bali) mereka menyadari bahwa semuanya dimulai dari Sekolah, Studio dan Kursus-kursus untuk memproduksi SDM. Kita juga coba mulai dari sana. Dengan alasan Workshop Gratis, Webmedia keliling kampus di Medan. Hidden Agendanya sebenarnya kami sedang mempersiapkan sebuah Link dan Match antara SEKOLAH dan Industri, Kampus dengan Industri.

8. Ke depan, industri IT Medan akan mengalami perkembangan luar biasa, cek bagaimana Pemko Medan sudah melakukan sosialisasi dan implementasi penggunaan software legal. termasuk penerapan Open Source di lingkungan Pemko dan SKPDnya. Sebuah upaya dari pemerintah yang nantinya akan menular ke swasta dll.

Demikian sekedar urun rembuk.

Salam,

Eko

Read More

Dampak Promosi Telepon Bebas Biaya Antar Pelanggan

Aug 06

Awalnya saya cukup takjub juga, karena sebuah operator menggratiskan pemakaian antar pengguna Exxx sampai Desember 2008, 24 jam. Asyik juga, tapi tunggu dulu…akibat dari gratis-gratis gini, privacy jadi terganggu, ini dialami adik saya dan sepupu, mereka di terror terus menerus oleh orang yang tidak dikenal, sepertinya mereka mengincar nomor cantik dengan modus kenalan dan macam-macam alasan nelpon. Karena gratis mereka dengan gampangnya telepon sana sini menggangu privacy.

Kalau sudah seperti ini, apakah operator juga harus bertanggung jawab atas ketidaknyamanan dari after service/metode pemasaran mereka? Yuk kita diskusikan.

Read More