Menjemput Ibu

Sep 22

Sabtu, 22 September 2007. Jam 8 pagi aku mulai bersiap menuju Desa Pertumbukan kira-kira 45 Km dari Kota Medan (arah ke binjai). 1 minggu ini Ibuku dirawat disana karena terserang stroke, tepatnya 15 Agustus 2007 kemaren, jam 12 siang selagi mengajar beliau terkena serangan itu, secepatnya kami bawa ke rumah sakit terbaik dan dokter spesialis terbaik di Medan. Setelah 15 hari di rumah sakit, Ibu sudah bisa berobat jalan.

 

Oh iya di Desa Pertumbukan ini, ada Balai Pengobatan secara alami, namanya Bapak Muhammad Johan, banyak sekali pasien yang sembuh dengan latar belakang penyakit yang beragam. Ada gula, stroke, asam urat, kanker dan banyak lainnya, malah aku lihat pasien yang rawat inap disana yang sudah parah. Ada yang dalam 21 hari disana dengan segala penyakit yang ada di tubuhnya, alhamdulillah sembuh, dan banyak cerita2 lainya. Pola penyembuhannya dengan metode minum ramu-ramuan yang telah disediakan balai pengobatan itu.

 

Setelah sampai disana, aku konsultasi dengan Bapak M. Johan dan Ibuku sudah boleh berobat jalan dengan membawa 2 jerigen air, minyak kusuk, air ramuan, parem. 5 hari sekali disarankan untuk dibawa kesana. Jam 2 siang kami berangkat menuju Medan, dan tidak lupa mampir dulu di Diski (Ibu ingin melihat rumahnya). Seperti yang sudah aku duga, begitu sampai di Diski, banyak sekali tetangga dan saudara yang menunggu, gak sampai 15 menit, Ibu aku gendong kembali, karena beliau menangis dikunjungi para tetangga dan saudara. Aku gak mau melihat beliau larut dalam kesedihan. Dan kita langsung menuju ke Medan.

 

Mulai hari ini, proses terapi mulai kita jalankan kembali, ada yang berkunjung ke rumah untuk melakukan terapi, jika anda membutuhkan jasa terapi, bisa juga mereka datang ke rumah anda di wilayah Medan. Malam tadi aku bertugas menjaga Ibu, alhamdulillah beliau tidur nyenyak sekali, berbeda dengan minggu lalu badan beliau pegal-pegal semua. Allah, kami memohon padamu untuk kesembuhan Ibu kami, satu-satunya orang tua kami saat ini. Kuatkan kami dalam menerima cobaan-Mu ini.

 

Selamat berpuasa……

Leave a Reply